Yayasan ‘Nusantara Zorg’ adalah yayasan perawatan yang khas budaya. Ia lahir dari sejumlah yayasan yang pada tahun 1958 siap menampung orang-orang lansia yang datang ke Negeri Belanda akibat proses dekolonisasi di Indonesia. Mereka ini sudah lanjut usia dan membutuhkan perhatian dan perawatan.

Dalam tahun-tahun terakhir ini, kebijakan penawaran perawatn kepada para lansia  dan orang dewasa, oleh pemerintah dan kantor-kantor (yang menawarkan) perawatan, berubah secara drastis. Ia lebih bertujuan untuk mengurangi jumlah rpanti-panti werdha dan mencegah pertumbuhan kapasitas panti-panti tersebut. Dan arah kebijakan ini adalah supaya para lansia bisa tetap tinggal di rumah sendiri selama mungkin, dengan atau tanpa perawatan informal dan bentuk-bentuk rawat jalan di rumah. Dalam rangka ini Nusantara pada tahun 2014 menentukan posisinya kembali. Kami jelas-jelas memilih untuk mengubah kapasitas panti werdha kami menjadi panti werdha yang baru dan sesuai budaya, yang ditata secara profesional. Dan di dalamnya klien dan mereka yang memberikan perawatan menempati posisi sentral, bagaikan ‘dalam lingkungan keluarga’.
Untuk menyediakan alas yang kokoh untuk perubahan haluan ini, kami telah menulis sejumlah dokumen kebijakan yang saling berkaitan, dan standar-standar dan cara kerja profesional yang baru, serta menarik staf perawat yang berpendidikan lebih tinggi. Dokumen ‘Visi dan Kebijakan untuk Perawatan di Nusantara’ menjadi salah satu bagiannya dan harus Anda baca dalam kaitan dengan tiga dokumen lain: Dokumen Tahun 2014, ‘Rencana Jangka Panjang 2013-2015’ dan ‘Rencana Kerja tahun 2014’.

Pada tahun 2015, dalam rangka program ‘Harga Diri dan Martabat’ oleh kementrian VWS Nusantara dipilih sebagai lembaga perawatan yang menjanjikan, yang mempunyai pengetahuan tentang perawatan sesuai budaya dan pengobatan untuk kelompok sasarannya, serta berambisi untuk menjadi pusat spesialisasi. D tahun-tahun yang mendatang Nusantara boleh mewujudkan lebih lanjut ambisi ini.

 

MISI
Nusantara sama dengan penawaran perawatan dan pelayanan sesuai budaya tingkat tinggi, di mana sang klien kelompok sasarannya memegang posisi utama. Sebagai lembaga perawatan sesuai budaya Indo, Nusantara menawarkan apa saya yang membuat kehidupan sehari-hari sang klien – dengan semua kekurangan fisik dan mentalnya karena sakit penyakit – semandiri dan senyaman mungkin. Dalam pada itu kami berusaha agar klien dan penghuni kami bisa mencapai tingkatan kenyamanan dan kualitas kehidupan yang setinggi mungkin. Itulah yang menjadi taruhan modal perusahaan kami.

Di samping itu kami menstimulasi staf pembantu kami dalam perwujudan perkembangan pribadi dan profesional mereka, dan etik kerja yang sesuai.

 

VISI
Yang memegang posisi sentral dalam hidup dan bekerja di Nusantara adalah konsep modern  keluarga besar. Konsep ini suatu metafora untuk keluarga besar Indo: budaya ‘kita’ dengan cara bergaul yang ramah dan terbuka di dalam mana orang dewasa dan lansia dengan sendirinya mencari tempatnya sendiri, bagaikan dalam lingkungan keluarga yang baru.
Berdasarkan titik tolak ini kami sebagai Nusantara dengan jelas melawan kecenderungan yang mengarah kepada standarisasi dan aturan-aturan instrumental yang impersonal. Kami dengan sengaja mencari keistimewaan, identitas den kepribadian dari setiap manusia dalam lingkungannya sendiri.

Ke-5 nilai inti yang sekaligus menjadi kualitas inti Nusantara:

Terbuka untuk tamu
Kami menawarkan dan menjamin keterbukaan untuk tamu yang adalah sesuatu yang biasa dalam budaya Indo. Kami menciptakan suasana yang akrab dan hangat bagi klien-klien kami.

Perhatian yang tulus
Kami ingin mengenal kehidupan dan kebutuhan para klien kami.

Respek
Kami mengakui dan mengenali harga diri, kualitas dan bakat klien-klien kami, dan staf kami mendukungnya.

Bisa diandalkan
Kami melakukan apa yang kami janjikan dan sepakati.

Perkembangan
Sebagai suatu organisasi dalam proses pembelajaran, kami senantiasa mengembangkan keahlian dan kualitas kami..

 

DEWAN DIREKSI
Dewan direksi memegang tanggung jawab terakhir untuk dan dibebani dengan pengelolaan Yayasan Nusantara. Ia bertanggung jawab untuk perwujudan tujuan-tujuan Nusantara, strategi, cara berusahanya dan hasil-hasilnya. Ia juga bertanggung jawab untuk pendanaan organisasi dan manajemen risiko. Semua ini harus ia pertanggungjawabkan kepada Badan Pengawas.

Anggota direksi:
Bapak  F.J. Broekhuizen, dokter, MBA